Text
Adat Momasoro dalam Pandangan Aqidah Islam di Desa E'Eya Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi adat Momasoro yaitu adat im dilaksanakan setahun sekali, biasanya di awal atau aklur tahun. Adat Momasoro dilaksanakan di tepi pantai dengan cara menghanyutkan sebuah perahu (molapase payangan) yang sudah dusi berbagai makanan Pelepasan perahu duringi pembacaan doa untuk memohon keselamatan dan dijauhkan darı bencana, dan duringi juga dengan tabuhan gendang (gimba). Setelah semua proses adat selesai dilakukan, seluruh tokoh adat dan semua unsur masyarakat yang hadir berkumpul dan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa melalu serangkain doa bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama Dalam tinjauan Aqidah Islam maka hal tersebut tidak sejalan dengan konsep ajaran Islam itu sendiri, akan tetapi dalam pelaksanaannya terjadi pergulatan antara ajaran Islam sebagai agama yang dianut oleh masyarakat F'eya dengan kaidah lokal ragam budaya yang dianut oleh masyarakat suku Lauje, di mana diakhir pelaksana adat dilakukan serangkaian doa bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama agar dijauhkan dari bencana, malapetaka, dan sebagainya kepada Allah Swt
Tidak tersedia versi lain