Text
Sistem Layanan Sirkulasi Bahan Pustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem layanan sirkulasi bahan pustaka yang diterapkan adalah sistem terbuka dan sistem tertutup. Layanan terbuka adalah pemustaka dapat langsung masuk ke dalam ruangan mencari buku yang pemustaka inginkan. Sedangkan layanan tertutup adalah pemustaka tidak dapat masuk keruangan akan tetapi dibantu oleh pustakawan untuk mendapatkan bahan pustaka yang pemustaka inginkan..
Dalam sistem layanan sirkulasi bahan pustaka tepatnya di bagian peminjaman dan pengembalian masih menggunakan sistem manual. Pembuatan kartu dan pengisian buku tamu sudah menggunakan sistem otomasi.
Adapun faktor pendukung di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah yaitu: Adanya dukungan dari pemerintah daerah, Adanya respon positif dari masyarakat umum terhadap kegiatan layanan sirkulasi, Penelusuran melalui OPAC, layanan terbuka dan layanan tertutup. Faktor penghambat yaitu Adanya pengaruh sistem peminjaman dan pengembaliannya masih manual, dan Adanya peringatan dan penagihan denda yang kurang tegas.
Tidak tersedia versi lain