Text
Rekontruksi Otentisitas Al-qur'an (Studi Kritis Atas Pemikiran John Wansbrough)
Hasil yang di dapatkan dari penelitian ini adalah Penelitian ini mengungkap argumen Wansbrough tentang kemungkinan adanya tradisi Yahudi-Kristen dalam Al-Qur'an, dikarenakan pengkanonisasian pada teks Al-Qur'an selesai pada akhir abad ke-8 sampai awal abad ke-9, peran konteks budaya, dan evolusinya, dari teks Al-Quran. Metode Wansbrough, termasuk skeptisisme sejarah dan analisis sastra, telah memicu dukungan dan kritik. Wansbrough berpendapat baliwa teks suci, seperti Alquran, mungkin terdiri dari lapisan yang berbeda dan mengalami perubahan dan revisi seiring berjalannya waktu seperti masa scriptio defektife sampai scriptio plena, terutama karena pengaruh budaya, politik, dan sosial Meskipun beberapa pakar memandang metode Wansbrough terlalu skeptis dan kontroversial, sebagian pakar lainnya menganggap metode tersebut memberikan wawasan berharga mengenai sejarah dan perkembangan teks suci. Cendekiawan seperti Fazlur Rahman mengkritik teori Wansbrough dan membela pandangan tradisional Namun, para pendukungnya berpendapat bahwa gagasan Wansbrough memperluas batas-batas studi Alquran. Pada akhirnya, skripsi ini mengeksplorasi dan menunjukkan pandangan terbuka terkait pengkanonisasian teks Al-Qur'an dan kritis dalam bidang studi Islam, mengakui berbagai perspektif untuk mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang asal usul dan interpretasi Al-Qur'an yang kompleks. xvi ERI
Tidak tersedia versi lain